Sabtu, 05 Mei 2012

Pasir dalam genggaman

Aku seperti segumpal pasir, kau dapat merangkupnya.

Jika ingin memilikiku, kau bisa bawa aku dalam genggaman tanganmu.

Tapi ingat, jangan genggam aku terlalu erat, karena bukannya aku akan tetap dalam genggamanmu melainkan aku akan berjatuhan, lepas dari genggamanmu.

Kau tau kenapa itu terjadi? Karena aku tak bisa bernapas, sesak dan ingin semakin lepas dari genggamanmu.

Pasir yang tak hidup pun tak ingin digenggam terlalu erat, bagaimana dengan yang benar-benar hidup?

--> baca selengkapnya..

Minggu, 29 April 2012

Dia itu...

Dia perempuan pertama yang aku kenal di bumi ini, saat aku merasa terasing dengan angin dingin yang menusuk-nusuk kulitku, dia memberi kehangatan, dia mengasuhku dengan sabar, mengajariku mengeja kata dan mengajariku berjalan. Ketika aku sakit, begitu letihnya dia menjagaku dan begitu sabar dia merawatku, terjaga setiap saat.

Dia tak suka aku jajan sembarangan dan selalu mencermati makanan apa yang boleh dan tak boleh aku konsumsi. Dia mengajariku mana hal yang baik dan mana hal yang tidak baik, dan ajariku berdoa, dia akan marah ketika aku melakukan hal yang tidak baik. Tidak pernah jenuh dia menghadapi aku dengan tingkahku yang nakal.

Tiap pagi dia siapkan sarapan untuk tenaga awal kegiatanku seharian, lalu mengurus rumah, kemudian mencari rezeki. Begitulah aliran hidup yang dijalaninya. Jenuh, seharusnya dia jenuh tapi tidak pernah itu terlintas di benaknya. Karena apa yang dikerjakannya itu tulus.

Ketika aku harus hidup berpisah darinya, dia seolah tak tega dan tak rela melepasku, seolah aku masih bayi kecilnya yang harus dijaganya. Dia tak pernah mengucap janji untuk selalu menyayangiku. Tapi dengan tulus dia selalu menyayangiku sampai sekarang ini.

Dia itu bagaikan malaikat dengan rupa manusia yang dikirim Tuhan untukku. Bunda, anugerah terindah yang Tuhan kirim untukku.:)
--> baca selengkapnya..

Jumat, 19 Maret 2010

Surat untuk kawan tentang bintang

bintang memang tinggi, terlalu sulit untuk diraih
tapi apakah kita akan tetap hanya memandangnya,
hanya berharap dan berangan-angan?

tahukah kau kawan...
kau punya sejuta kemampuan meraihnya...

kawan...
jika kau tahu meraih bintang adalah baik...
jangan hanya termangu, menghabiskan waktu hanya memandangnya...

ketika kau berdiri di satu waktu, dan lihatlah dimanakah kau berpijak...
dan pastikan pijakanmu lebih tinggi dari waktu sebelumnya...

kawan...
jika kau tahu meraih bintang adalah baik...
jangan hanya termangu, menghabiskan waktu hanya memandangnya...


keluarkan kemampuan di awal titik menuju ke sana...
titik yang seolah-olah tak kan mungkin menuntunmu ke sana...

kawan...
jika kau tahu meraih bintang adalah baik...
jangan hanya termangu, menghabiskan waktu hanya memandangnya...

jangan pandang dari sudut kecilnya titik...
tapi pandanglah bagaimana ia mampu membawamu ke sana...

kawan...
jika kau tahu meraih bintang adalah baik...
jangan hanya termangu, menghabiskan waktu hanya memandangnya...

jika kau jatuh pada satu titik, bangunlah...
karena sekali kau jatuh, seribu jalan akan terbuka untukmu...

kawan...
jika kau tahu meraih bintang adalah baik...
jangan hanya termangu, menghabiskan waktu hanya memandangnya...

teruslah berlari membawa sejuta harapan...
dan yakinlah, kau punya sejuta kemampuan meraihnya...

semangat kawan...
--> baca selengkapnya..

Kamis, 30 April 2009

1 tahun yang lalu

Awan, hari ini aku bertemu kau lagi. kau yang seperti biasanya, melayang-layang di atas sana dan hari ini tak seperti hari lain, awan mengijinkan aku untuk terbang bersamanya, kulepaskan ikat pinggang yang menyesakkanku dan kulepaskan pula sebuah tas ransel dari punggungku yang selama ini membebaniku... ringan terasa, aku merasa seperti seorang anak kecil yang tak memiliki beban apapun yang hanya tau hidup ini selalu bahagia, dan segera kuraih awan, kunaiki...
Sungguh dahsyat bumi ini, elok, indah, rasa kagum tak henti-hentinya berteriak dari batinku, membuat aku sadar bahwa aku begitu kecil di hadapanNya, aku menyesal selama ini merasa aku seorang yang hebat..


Yah, aku sesuatu yang kecil sedang bercengkerama dengan awan, berlari-lari di atas awan tanpa meyadari bahwa awan tak seperti langit yang tak memiliki ujung, dan aku telah berada pada ujung itu, kakiku tak menapak apapun, tentu saja aku akan terlempar ke bumi dan pasti akan sakit terasa... Aku menutup mata, mulai menyiapkan hati untuk terjatuh... tapi peristiwa tak terduga terjadi, aku tak merasakan sakit akan jatuh, aku masih merasa melayang dan kurasakan ada sesuatu yang memegangi tanganku...
Aku membuka mata, kucari apakah atau siapakah yang memegang tanganku, dan kulihat seseorang berjubah putih dengan wajahnya yang tenang, wajah yang tak asing lagi bagiku, wajah seseorang yang sedari aku masih bayi menjagaku dan bekerja keras untuk kelangsungan hidupku... wajah yang tak bisa kulihat lagi selama 1 tahun yang lalu, ketika aku melihatnya sedang tertidur tenang, hari itu dia tak lagi bergerak dan meninggalkan kami... sekarang 1 tahun sudah tanpa canda tawanya menghiasi tiang keluargaku, tapi semua kenangan tak kan sirna, setiap perjuangannya dan jejak-jejaknya akan selalu mengalun dalam lagu hidupku...
Ayah, tularkanlah semangatmu untukku...


Mengenang 1 tahun kepergian ayah... 30 april'09
--> baca selengkapnya..

Kamis, 26 Maret 2009

susah dimengerti...

Semakin lama kita menjalani hidup ini, semakin banyak hal juga yang akan kita ketahui… dan seolah ada benda berat yang semakin bertumpu pada pundak kita… bukan hanya tau apa yang sedang kita pikul tetapi juga beban-beban orang lain… betapa banyak orang yang melakukan sesuatu yang mungkin di luar pikiran kita demi bisa hidup… Saat itu, di siang yang terik, seorang nenek renta menggendong beberapa sapu lidi, sapu rumah dan perkakas lain… berjalan pun nenek itu sudah tergopoh-gopoh… dan lagi si nenek menggendong benda-benda itu… sesekali nenek itu berhenti menurunkan dagangannya dan mencari tempat yang agak rindang untuk barang sejenak melepas lelahnya dan yang pasti nggak ada seorang pun yang mempedulikannya… termasuk aku yang waktu itu ingin membeli barangnya satu saja dan mungkin itu sudah menolongnya, tapi aku nggak berani melakukannya… sampai aku pergi meninggalkan tempat itu dan mencoba kembali lagi untuk memastikan keadaannya, dan lagi-lagi aku nggak bisa berbuat apa-apa… apa sebenarnya yang terjadi dengan hidup ini, aku menyesal kenapa aku nggak bisa membantu sedikit saja untuk nenek itu…

Di lain hari dan di lain cerita, ada seorang bapak-bapak yang berjalan mendorong gerobak sambil teriak-teriak menawarkan dagangannya… dan isi gerobak itu adalah pintu rumah… Ya Tuhan… bisa dibayangkan ada berapa kemungkinan orang yang akan membeli pintu rumah setiap hari, yang ada juga orang yang membangun rumah pasti sudah satu set dengan pintu dan jendela… kemungkinan pintu terjual sangat kecil…

Suatu malam aku terhenti di perempatan karena di hentikan lampu merah. Ketika itu ada seorang wanita yang turun dari boncengan motornya dan membagikan dua bungkus makanan kepada dua anak jalanan di perempatan itu… dan salah seorang anak itu meminta satu bungkus lagi untuk temannya yang duduk di seberang dengan bahasa polosnya… yah dalam keadaan seperti itu, dia masih memikirkan orang lain… setelah mendapat bungkusan yang dimintanya, dia segera berlari ke seberang untuk memberikan bungkusan itu pada temannya…

Sebenarnya ada apa dengan dunia ini… aku nggak mengerti akan semuanya… yah semuanya tersembunyi, hanya Tuhan yang tau karena Tuhan yang mengijinkan semuanya terjadi… Tuhan mengijinkan nenek itu menjalani hari-hari beratnya dimana hari yang seharusnya dia nikmati masa tuanya… Tuhan mengijinkan bapak itu berjualan sesuatu yang kemungkinan kecil terjual… Tuhan mengijinkan seorang anak yang belumlah anak itu genap berumur 5 tahun kepanasan di perempatan dengan mententeng beberapa tumpuk koran, yang seharusnya anak itu menikmati masa kecilnya di TK dan banyak kejadian lain yang miris jika kita melihatnya yang Tuhan ijinkan… dan nggak menutup kemungkinan juga Tuhan ijinkan semua itu bukan hanya untuk menguji mereka tetapi kita juga yang melihatnya, bagaimana kita seharusnya sanggup membantu, sanggup menjadi alatNya untuk menolong mereka… dan mungkin mereka yang dijadikan Tuhan sebagai alatNya untuk kita selalu bersyukur dengan apa yang kita dapat… yah banyak kemungkinan alasan Tuhan mengijinkan semuanya…

--> baca selengkapnya..

Rabu, 25 Maret 2009

Jika waktu dapat kembali...

Hahaha… lama nggak posting… neh lagi keluar mood nulisnya…

Akhirnya indah jadi pengangguran juga, bukan mahasiswa lagi… hikzz.. dan ternyata cari kerja nggak semudah yang aku bayangkan… dulu ketika aku lihat teman-teman yang sudah lulus duluan dan mereka memasuki dunia pengangguran yang sampai nerima job yang berat dengan gaji yang minim… aku hanya berpikir, kalo aku nggak mungkin mau jadi karyawan yang mungkin tugasnya lumayan melelahkan dan gajinya yang menurutku juga nggak seberapa… tapi sekarang aku mulai mengerti kenapa temanku ‘terpaksa’ nerima job seperti itu… walaupun sekarang pun aku juga nggak mau… hahaha…

Setelah menyelesaikan segala kewajibanku jadi pelajar dan mahasiswa, aku mulai merasakan betapa semua yang aku terima selama bangku sekolah dan kuliah adalah penting… ketika masih duduk di bangku pendidikan, ternyata banyak hal yang telah kulakukan yang nggak penting… seandainya waktu dapat terulang, aku nggak akan membagi pikiranku dengan hal-hal yang nggak penting dan aku akan fokus ke sekolah atau kuliahku… dan seandainya benar-benar waktu terulang, sekarang IPK ku sudah 4,0… huahahaha…

Hmm… itulah manusia... yang hanya bisa menyesal ketika semua sudah berakhir… dan berpikir ‘seandainya waktu dapat terulang’ (emangnya indah…) … yah biar ini jadi pelajaran aja, buat kamu-kamu yang masih duduk di bangku pendidikan, pergunakanlah kesempatan emasmu ini dengan sebaik-baiknya… Sesal memang datang belakangan, tapi biarlah semuanya jadi pelajaran untuk kita gunakan hari ini dengan sebaik-baiknya karena apa yang kita buat hari ini akan berdampak pula untuk hidup kita di masa depan…
--> baca selengkapnya..

Kamis, 22 Januari 2009

Aku Beruntung...

Setiap tepakan langkah melukiskan perjalanan hidup kita… semakin jauh kita menapak semakin banyak pula hal yang dapat kita lihat, hal yang dapat kita rasakan, hal yang dapat memberi kita banyak pelajaran... seharusnya semua hal yang terjadi dan yang telah kita lewati mampu membuat kita mengerti dan bisa memilih ketika kita diperhadapkan pada suatu jalan yang sulit untuk kita pilih…

Ketika kita melangkah dalam suatu perjalanan, sebenarnya dalam setiap tepakan langkah kita, kita diberi beban … semakin jauh lagi, beban juga semakin berat, seharusnya kita mampu membawa beban kita, karena bukankah kita sudah banyak belajar dengan membawa beban yang awalnya ringan yang semakin lama semakin berat… dari peralihan penambahan beban itu, di situlah kita belajar dan di situlah kita semakin menambah kekuatan kita...


Setiap orang punya beban yang berbeda, mungkin Tuhan tau seberapa mampu kita membawa beban kita… Tuhan tau seberapa besar kekuatan yang kita miliki, tapi sebenarnya dengan beban yang kita tanggung, pada dasarnya kita juga punya kekuatan yang lebih besar dari beban itu...

Hari itu… aku dan ping lagi kerja volunteer di kampus tepatnya di pusat pengembangan pribadi, setelah sharing dikit dengan kepala P3… Ping yang punya masalah yang hampir mirip denganku, aku tau apa yang dia rasakan… karna aku juga pernah berada pada situasi seperti itu… “Ndah, sebenarnya masalah kita sama tapi aku lebih sedikit beruntung dari kamu” ping berkomentar tentang beban kami… Yah memang beban yang aku tanggung begitu banyak, bukan hanya satu masalah yang aku hadapi… aku pun nggak menyangka kalo aku bakal menghadapi masalah yang berat, secara aku dulu hanyalah anak manja dan cengeng ( sekarang masih nggak ya??? ) aku nggak menyangka kalo aku mampu menghadapi semua… Tapi aku tetap merasa kalo aku orang yang paling beruntung… walo aku gak punya apa-apa di dunia dan banyak kekuranganku… Tapi aku tetaplah orang yang beruntung… apapun yang aku butuhkan telah tersedia, aku juga nggak ngerti ada aja jalan yang terbuka untuk memenuhi apa yang aku butuhkan… karena sebenarnya Tuhan lah yang memelihara ku… (1 Petrus 5:7 “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu”)

Ini hanyalah dunia, tempat kita sementara, tempat kita diuji… yang nanti nya menentukan di mana tempat tinggal kita selanjutnya...
--> baca selengkapnya..

Jumat, 14 November 2008

RoDa



RoDa...
Orang sering bilang, hidup itu seperti roda... ada saatnya kita berada di atas dan ada saatnya kita berada di bawah.. emang pas banget kalo roda itu menggambarkan hidup.. Ada saatnya kita sedih tapi ada saatnya juga kita senang.. Tapi itulah indahnya hidup, kita bisa merasakan berbagai perasaan dan juga berbagai keadaan..

Dari semua keadaan itu, semuanya adalah ujian.. bukan hanya ketika kita dalam keadaan tidak memiliki apa-apa, kesusahan, dapat musibah tapi juga ketika kita dalam keadaan memiliki segalanya, ketika senang.. Ketika kita berada di bawah, kita diuji, bagaimana kita menghadapi cobaan itu, apakah kita kuat dengan keadaan seperti itu dan bagaimana kita menyikapi keadaan kita.. Ketika kita berada di atas, kita diuji dengan keadaan kita, bagaimana kita memanfaatkan apa yang kita miliki dan bagaimana kita menyikapi keadaan kita juga..


Dari kedua keadaan itu memang yang paling sulit dihadapi adalah ketika kita berada dalam keadaan kekurangan.. Walaupun hati udah yakin kalo kita kuat, tapi terkadang rasa sedih tetap aja terbesit..

Pagi itu, ketika bangun tidur.. tiba-tiba aku merasakan kejenuhan dengan keadaanku.. keadaan yang memang bertentangan dengan keinginan hati.. aku teringat, motor kesayanganku akan dijual, karena keadaan yang memang memaksa seperti itu.. dan akhirnya aku menangis... (kebiasaan orang cengeng hihihi)...
"Aduh padahal aku udah siap jadi orang yang kuat hati, tapi kenapa aku nangis hanya masalah seperti ini, motor itu kan hanya fasilitas aja yang disediakan Tuhan buat aku, jadi kalo sewaktu-sewaktu mau diambil sama yang memberi kan juga gak masalah?" aku segera tersadar
dan minta ampun sama Tuhan karna aku baru aja menjadi lemah...
Dan aku kembali menjadi indah yang ceria... dan melepas motorku dengan ikhlas... karna di situ juga aku diuji... Sulit memang menghadapinya dan sulit dimengerti... tapi tetap saja Tuhan sediakan fasilitas buat aku...
Tuhan tetap sediakan untuk aku, keluarga, sahabat-sahabat yang gak pernah ninggalin aku dan siap membantu aku... semua itu lebih daripada sebuah motor... dan harusnya aku bersyukur...

Yah... dalam keadaan apapun, kita mestinya tetap dan selalu bersyukur... itulah yang diharapkan dari sebuah ujian, tetap mengandalkan Tuhan dalam segala keadaan... Jadi enjoy aja menghadapi masalah yang sedang kita hadapi..
--> baca selengkapnya..

Sabtu, 25 Oktober 2008

indah dapat award





Wekekekekeke...

indah-tuing

dilihat dari blognya... hmm bisa di bilang sangat sederhana sekali... posting juga jarang... weitz gak indah sangka indah dapat award dari nova... guru indah sendiri... hehehehe...
(bikin blog aja ada gurunya... udah gitu juga gak pernah ada kemajuan lagi... bikin malu gurunya aja... hihihihi...)

Walo aneh tapi indah seneng sekali dapat award... Award pertama ni... hihihihi...

Thanks teacher...
--> baca selengkapnya..

Jumat, 19 September 2008

Kesempatan kedua

Hmmm... pasti deh kita semua pernah dong melakukan kesalahan... mungkin kesalahan kecil atau besar... kadang penyesalan juga datang ke dalam hati... apalagi kalo kesalahan yang kita buat itu efeknya besar... nyuk-nyuk sesal datang deh.. kalo ada kesempatan lagi ni pasti gak bakal melakukan kesalahan yang sama...

Hhhh... bukan cuma kesalahan yang butuh kesempatan kedua tapi kegagalan juga butuh itu... yah gagal apa ajalah, seperti gagal ujian kali ya... hihihi sering ni... (T_T)

Tapi yang lebih lagi ni, kesempatan kedua itu akan sangat dibutuhkan untuk kehidupan... gak semua orang dapat kesempatan itu... dan itu adalah anugerah tersendiri dari Tuhan... mo cerita dikit ni tentang mujizat yang terjadi ama kakaknya temenku... jadi ni karna sakit dia meninggal sekitar 15-20 menit tapi karna mujizat, dia hidup lagi... biasanya si itu kita sebut dengan mati suri... tapi apa kita tau apa yang udah dialaminya...???
ceritanya ni ketika dia meninggal itu ada sesosok "benda yang ajaib" berkata bahwa dia diberi kesempatan kedua dan oo..oo.. itu dia, dia hidup lagi... (cerita sebenarnya lebih panjang lagi)

Yah itulah... gak semua orang dapat itu... so... mumpung kita masih menghempuskan nafas, kita pergunakan hidup ini dengan sebaik-baiknya... dan bentuk kesempatan kedua bagi kita adalah hari yang masih bisa kita lewati... jangan sia-siakan kesempatan kedua kita... berusaha untuk selalu memperbaiki diri setiap hari... karna tujuan hidup kita adalah untukNya... dan akhir hidup kita juga ada di tanganNya...
--> baca selengkapnya..

Jumat, 01 Agustus 2008

cinta bikin bingung...

Ngomongin tentang cinta ni... (lebih spesifiknya cinta di dunia)... hmmm... hampir semua orang menyukai kata itu karena cinta itu bikin orang melayang... semua terasa indah... (iya po????)... bahkan kebanyakan lagu-lagu dunia isinya tentang cinta... yang sedih lah, senang en yang pasti bingung...


Cinta itu bikin orang buta... yang padahal jelas-jelas orang yang kita cintai itu buruk, yah mungkin buruk sifatnya ato sikapnya, walaupun orang itu udah menyakiti hati kita tapi lagi-lagi yang namanya orang yang sudah dibutakan dengan cinta tetep aja kita menerima semuanya... seperti orang bodoh saja... tapi disitulah bukti cinta kita yang tulus... anugerah dari Tuhan yang harusnya kita gunakan dengan semestinya, jangan sampai kita salah pergunakan anugerah itu...

Tapi... di sisi lain, dicintai juga bikin bingung... apalagi orang yang mencintai kita adalah orang yang bener-bener baik, orang yang memiliki nilai plus dari sisi kerohanian... bener-bener mau menerima kita apa adanya... pokoknya semua yang kita harapkan ada dalam diri orang itu... Kalo di logika ni langsung aja terima cinta orang itu... tapi menerima cinta itu gak segampang membalik tangan... apalagi kalo perasaan kita belum benar-benar cinta... coz kalo udah cinta beneran nantinya kita yang di bikin buta... harus bener-bener kenal orang itu dulu...
Yang bikin bingung ni... pastinya kita gak akan melepas orang itu begitu saja to??? dan pastinya kita kasih harapan buat orang itu selagi kita belajar mengenalnya dan belajar membuka hati kita... dan yang lebih bikin bingung lagi gimana kalo nantinya kita gak bisa menerima cintanya... Kasian orangnya to??? udah kita kasi harapan tapi akhirnya kita yang menyakiti...
Waaaaa.... bingung deh...
--> baca selengkapnya..

Kamis, 24 Juli 2008

Aku rindu dia...

Hancur rasanya hati jika teringat seseorang yang sekarang gak lagi bisa dilihat... apalagi orang itu adalah orang yang kita sayang... orang yang udah mengisi hari-hari kita, yang udah banyak hal yang dilalui bersama dan berkorban untuk kita selama bertahun-tahun...

Seperti ayahku... aku rindu dia... rasa hati berkeping-keping remuk ketika ku teringat tak lagi dia bergerak dan kukecup keningnya untuk terakhir kalinya... dan ketika dia memikirkan aku di waktu tak lagi dia kuat... kepasrahannya ketika tak lagi bisa berbuat apa-apa... trenyuh dan sakit rasanya...

Ku tahan sesuatu yang mengganjal di tenggorokanku yang dengan mudah memaksa air mata mengalir... mungkin tak mudah ku pahami semua yang terjadi... tapi jika teringat bahwa semua itu yang terbaik dan membawa kebaikan... maka keikhlasan pun datang...

Aku akan bertemu ayah di surga nanti... ketika tiba waktuku pulang... dan semua yang terjadi adalah jalan menuju keindahan... dan ini adalah tempaan untuk ku supaya lebih kuat... dan memaksa aku untuk gak jadi indah yang manja lagi tapi indah yang kuat...
--> baca selengkapnya..

Minggu, 13 Juli 2008

Seseorang yang menyayangiku…

Dia bagaikan malaikat dengan rupa manusia yang dikirim Tuhan untuk aku…

Dia tak pernah mengucap janji untuk selalu menyayangiku ataupun untuk selalu menjagaku… Tapi dengan tulus dia selalu menyayangiku dan menjagaku sampai sekarang ini…

Ketika aku berbuat salah, dia selalu memaafkan dan selalu menerimaku apa adanya… Dan tak kan pernah terlintas di benaknya ataupun dilakukannya untuk memutuskan tali hubungan ini…

Tak kan pernah jenuh dia menghadapi aku dengan tingkahku yang aneh… Dan dia selalu mengusahakan yang terbaik buat aku dan berusaha memenuhi keinginanku…
Bahkan dia sangat bersyukur memiliki aku…

Ketika seorang pacar hilang dan mengingkari janji-janjinya,
dia tak kan pernah sekalipun meninggalkan aku…

Ketika seorang pacar menyayangiku dengan syarat jika aku jadi pacarnya,
dia tetap menyayangiku dimanapun aku dan bagaimanapun aku tanpa syarat apapun…

Seharusnya aku bisa menyayanginya dengan sepenuh hati… dan belajar membalas kasihnya untuk aku…
Karna 9 bulan aku telah dikandungnya… dengan sabar dia merawat aku… menuntun aku dan membimbing aku… mengajari aku banyak hal…

Bunda… kau adalah yang terbaik yang pernah ku miliki…
--> baca selengkapnya..

Rabu, 09 Juli 2008

RencanaNya tak terselami

Banyak hal yang terjadi... ada sedih, senang, kecewa, marah, de el el...Ketika aku kanak-kanak, perasaan-perasaan itu juga seringkali muncul tapi kemunculannya berasal dari porsi masalah yang kecil. Sepertinya Tuhan emang udah siapin sesuatu untuk aku.. Aku gak menyangka, aku bakal diberi suatu masalah yang menurut aku berat.. 2 tahun terakhir ini apa yang aku hadapi.. aku menghadapi banyak masalah yang aku ngerasa gak sanggup menghadapinya.. tapi ternyata Tuhan berkata lain.. ternyata aku gak selemah yang aku kira dan ternyata 'Aku Bisa'...

Tuhan punya banyak kejutan buat aku.. di saat terluka, ternyata Tuhan yang seolah-olah mendiamkan kita, menyiapkan jalan untuk mengobati luka itu.. kita hanya tinggal bersabar aja, menunggu apa yang akan dibuat Tuhan.. asal kita tetap berserah dan selalu berusaha melangkah di jalanNya..

Memang terkadang aneh menurut pikiran kita.. ada aja hal yang tidak sesuai keinginan kita tapi itu semua memang sedang disiapkan untuk menuju rencanaNya.. bahkan lebih indah dari apa yang kita inginkan..

Yah.. jika memang ada suatu masalah yang menurut kita berat, ingat satu hal bahwa masalah itu dianugerahkan buat kita karena emang kita sanggup menghadapinya... karna gak semua orang sanggup menghadapi masalah yang sama...

Gbu all...
--> baca selengkapnya..